Nilai akhir di NeoSiakad tidak diketik langsung, melainkan dihitung dari komponen-komponen penilaian beserta bobotnya. Ini membuat penilaian dapat ditelusuri dan konsisten antar-kelas.
Komponen evaluasi
Buka Akademik → Kelas Kuliah → [kelas] → Komponen Evaluasi, atau lewat Akademik → Komponen Evaluasi untuk tampilan menyeluruh. Tiap komponen punya nama dan bobot dalam persen, misalnya UTS 30%, UAS 40%, Tugas 20%, Kehadiran 10%.
Bila total bobot tidak tepat 100%, sistem tetap menghitung secara proporsional dan menampilkan peringatan pada halaman komponen. Peringatan itu sebaiknya ditindaklanjuti, bukan diabaikan.
Template komponen
Menyusun komponen satu per satu untuk ratusan kelas jelas tidak masuk akal. Gunakan Setting → Pengaturan Operasional → tab Template Evaluasi untuk menetapkan susunan komponen bawaan yang dipakai kelas-kelas baru. Tersedia pula penimpaan per prodi bila suatu prodi memakai pola penilaian berbeda.
Penanggung jawab mata kuliah (PJMK)
Mata kuliah yang dibuka dalam banyak kelas paralel biasanya punya satu dosen penanggung jawab yang menjaga RPS dan bobot penilaiannya seragam. Akademik → PJMK adalah tempat menunjuknya: pilih semester, mata kuliah, dan dosen — beberapa dosen sekaligus bila perlu — beserta nomor dan tanggal SK penugasannya.
Program studi tidak perlu diisi; ia mengikuti prodi pemilik mata kuliahnya. Kaprodi bisa menunjuk PJMK sendiri dari panel Prodi, terbatas pada mata kuliah prodinya.
Karena penunjukan berlaku per semester, tersedia tindakan Salin dari Semester Lain yang memindahkan seluruh penunjukan sekaligus. Penunjukan yang sudah ada dilewati, bukan digandakan — menjalankannya dua kali aman.
Yang didapat dosen PJMK di panelnya: kemampuan mengatur RPS dan bobot evaluasi untuk seluruh kelas mata kuliah itu pada semester tersebut, termasuk kelas yang tidak ia ampu sendiri, beserta tindakan menyebarkan susunan yang sama ke semua kelas paralel. Di luar mata kuliah yang ia pegang sebagai PJMK, kewenangannya tetap seperti dosen biasa.
Tiga cara memasukkan nilai
Dari sub-navigasi Peserta pada satu kelas:
- Satu per satu — gunakan tindakan ubah pada baris mahasiswa. Formulirnya menampilkan satu isian untuk tiap komponen.
- Beberapa sekaligus — centang beberapa mahasiswa, lalu gunakan tindakan ubah nilai. Muncul jendela berisi satu baris per mahasiswa terpilih.
- Seluruh kelas — gunakan tindakan input nilai kolektif di bagian atas. Jendela yang muncul memuat seluruh peserta sekaligus, sudah terisi nilai yang ada.
Apa pun caranya, saat disimpan sistem menghitung nilai akhir dari komponen, membulatkannya sesuai kebijakan kampus di Setting → Pengaturan Akademik → Pembulatan Nilai Akhir (bawaan: dua desimal apa adanya), lalu mengonversinya menjadi huruf dan bobot indeks menurut Skala Nilai prodi yang bersangkutan. Lihat panduan Pembulatan Nilai Akhir & Hitung Ulang per Periode.
Kalau komponen berubah di tengah semester
- Komponen baru ditambahkan — isian baru muncul dalam keadaan kosong, nilai komponen lama tetap utuh.
- Komponen dihapus — isiannya hilang dari formulir; nilai lamanya masih tersimpan tetapi tidak lagi ikut dihitung.
- Bobot diubah — perhitungan mengikuti bobot baru saat penyimpanan berikutnya.
Import dan export Excel
Nilai bisa diekspor ke Excel untuk diisi di luar jaringan, lalu diimpor kembali. Ini jalan yang biasa dipakai dosen yang memegang banyak kelas.
Kolom rumus Nilai Akhir dan Nilai Huruf di templat mengikuti bobot komponen dan kebijakan pembulatan kampus, sehingga pratinjaunya sama dengan hasil di sistem. Meski begitu, yang menentukan tetap perhitungan di NeoSiakad, bukan rumus di berkas Excel: saat diimpor, nilai dihitung ulang dari skor komponen. Kalau huruf di Excel dan di sistem berbeda, biasanya itu pertanda skala nilai prodi perlu ditinjau.
Mengirim komponen evaluasi ke PDDIKTI
Susunan komponen evaluasi kelas ikut dilaporkan ke PDDIKTI, terpisah dari nilainya. Selain tombol di bagian atas halaman, daftar Akademik → Komponen Evaluasi kini punya tindakan massal untuk baris yang Anda centang — sama seperti sub-navigasi Komponen Evaluasi pada satu kelas:
- Push Komponen ke Feeder — mengirim komponen yang dicentang. Yang dikirim hanya komponen induk, yaitu slot komponen yang dikenal PDDIKTI. Sub-komponen rincian OBE tidak pernah dikirim — nilainya sudah digabung ke slot induknya. Pada daftar Komponen Evaluasi, sub-komponen yang ikut tercentang juga tidak dihitung pada angka di jendela konfirmasi, sehingga angka itu sama dengan yang benar-benar terkirim.
- Pull Komponen dari Feeder — menarik ulang komponen dari PDDIKTI. Dari daftar Komponen Evaluasi, penarikan berjalan per kelas: seluruh komponen kelas dari baris terpilih ikut diperbarui, bukan hanya baris yang dicentang.
Keduanya hanya tampil bagi pemegang izin sinkronisasi PDDIKTI di Edit Role.
Rencana evaluasi yang terhapus
Daftar Rencana Evaluasi kini punya penyaring Deleted records untuk menampilkan baris yang sudah dihapus beserta tindakan memulihkannya. Penyaring itu hanya muncul bagi peran yang diberi izin memulihkan atau menghapus permanen rencana evaluasi di Edit Role.
Mengirim nilai ke PDDIKTI
Nilai yang berubah ditandai Modified dan tidak terkirim otomatis ke PDDIKTI. Kirim lewat Push Nilai ke Feeder — Push KRS tidak membawa nilai. Lihat panduan Sinkronisasi PDDIKTI (Neo Feeder).
Nilai transfer
Untuk mahasiswa pindahan, nilai dari perguruan tinggi asal dicatat lewat Perkuliahan → Mahasiswa → Nilai Transfer, atau dari sub-navigasi Nilai Transfer pada mahasiswa yang bersangkutan. Nilai transfer ikut diperhitungkan dalam transkrip.
Memantau kelas yang nilainya belum lengkap
Jadwal → Monitoring Kelas Kuliah memuat kolom kemajuan pertemuan dan kelengkapan nilai per kelas — berguna untuk mengejar dosen menjelang batas akhir input nilai.
[Gambar — jendela input nilai kolektif dengan daftar peserta dan kolom per komponen]