ADMIN AKADEMIK

Menyiapkan Semester & Periode Perkuliahan

Langkah paling awal tiap tahun akademik — mendaftarkan semester, membuka periode perkuliahan, dan menetapkan semester aktif.

Nyaris semua data akademik di NeoSiakad terikat pada satu semester: kelas, KRS, nilai, jadwal, angket. Kalau semester belum disiapkan, halaman-halaman itu akan tampak kosong meski datanya sebenarnya tidak ada masalah. Karena itu inilah pekerjaan pertama tiap tahun ajaran.

Memahami kode semester

Semester ditulis lima digit, misalnya 20251. Empat digit pertama adalah tahun ajaran, digit terakhir adalah periodenya:

  • 1 — semester ganjil
  • 2 — semester genap
  • 3 — semester antara / pendek

Jadi 20251 berarti ganjil tahun ajaran 2025/2026, dan 20252 genapnya.

Langkah 1 — pastikan semester terdaftar

Buka Institusi → Semester. Daftar ini umumnya sudah terisi dari tarikan PDDIKTI, karena kode semester adalah data nasional. Kalau semester yang Anda butuhkan belum ada, tarik dulu referensinya dari Feeder lewat Setting → Sync PDDIKTI alih-alih membuatnya manual — supaya kodenya persis sama dengan yang dipakai PDDIKTI.

Langkah 2 — buka periode perkuliahan

Buka Akademik → Periode. Periode perkuliahan adalah pernyataan "prodi ini menyelenggarakan perkuliahan pada semester ini", lengkap dengan tanggal mulai dan selesai. Satu baris untuk tiap kombinasi prodi dan semester.

Periode inilah yang dilaporkan ke PDDIKTI. Tanpa periode, kelas pada semester tersebut tidak akan bisa disinkronkan.

Langkah 3 — tetapkan periode berjalan

Buka Setting → Pengaturan Akademik → tab KRS Umum, lalu isi Periode Berjalan. Nilai inilah yang dipakai sebagai bawaan hampir di seluruh sistem:

  • semester yang muncul lebih dulu di panel Mahasiswa saat membuka KRS;
  • semester bawaan pada penyaring halaman Pengajuan KRS, Sebaran Jadwal, dan Monitoring Kelas Kuliah;
  • acuan halaman Buka Kelas.

Melewatkan langkah ini adalah penyebab paling sering dari keluhan "mahasiswa tidak bisa KRS" di awal semester.

Langkah 4 — daftarkan hari libur

Buka Jadwal → Hari Libur dan masukkan tanggal libur nasional serta libur kampus untuk semester itu. Data ini dipakai saat sistem menurunkan RPS menjadi pertemuan berjadwal, sehingga pertemuan tidak jatuh di tanggal libur.

Urutan yang disarankan

  1. Semester terdaftar.
  2. Periode perkuliahan dibuka per prodi.
  3. Semester aktif KRS ditetapkan.
  4. Hari libur dimasukkan.
  5. Baru kemudian membuka kelas.

[Gambar — halaman Pengaturan Akademik tab KRS Umum dengan kolom Periode Berjalan]

SIAP MULAI

Lihat sendiri Neo Siakad & Neo Feeder bekerja di kampus kamu.

Demo 30 menit, dengan data simulasi kampus kamu sendiri. Tim onboarding kami menyiapkan environment khusus.

Minta Demo Hubungi Sales
FORM KONTAK · DEMO & INFO
RESPON TIM SALES < 1 × 24 JAM KERJA
Dilindungi reCAPTCHA — Privasi & Ketentuan Google berlaku.