ADMIN AKADEMIK

Hitung AKM & Transkrip

Menghitung rekap per semester dan transkrip kumulatif dari nilai kelas, memeriksa hasilnya, lalu mendorongnya ke PDDIKTI.

Setelah nilai kelas terisi, dua rekap perlu dihitung: AKM sebagai rekap per semester, dan transkrip sebagai rekap kumulatif. Keduanya punya halaman tersendiri di grup Layanan.

Hitung AKM

AKM — Aktivitas Kuliah Mahasiswa — adalah rekap per mahasiswa per semester: jumlah SKS, IPS, dan IPK sampai semester tersebut. Inilah yang dilaporkan ke PDDIKTI sebagai perkuliahan mahasiswa.

Buka Layanan → Hitung AKM. Alurnya:

  1. Pilih periode perkuliahan aktif, prodi, dan angkatan.
  2. Gunakan Hitung Ulang untuk memuat hasil perhitungan dari nilai kelas.
  3. Periksa hasilnya, koreksi bila perlu.
  4. Gunakan Simpan Lokal untuk menyimpan.
  5. Gunakan Push ke Feeder untuk mengirimkannya ke PDDIKTI.

Membaca dua sisi tabel AKM

Tabel AKM sengaja menampilkan dua sisi berdampingan:

  • Kolom kuning — hasil hitungan sistem dari nilai kelas yang ada sekarang. Bisa Anda ubah bila ada penyesuaian.
  • Kolom hijau — data perkuliahan yang sudah tersimpan sebelumnya. Hanya untuk dibaca.

Perbedaan antara keduanya adalah informasi, bukan kesalahan: ia menunjukkan apa yang akan berubah bila Anda menyimpan. Tindakan Timpa dengan Compute menyalin seluruh kolom kuning menimpa yang hijau, dan Pull dari Feeder menarik kembali data dari PDDIKTI.

Pilihan dasar perhitungan IPS diatur di Setting → Pengaturan Akademik → tab Akademik.

Hitung Transkrip

Layanan → Hitung Transkrip menghitung ulang transkrip untuk satu prodi dan satu angkatan sekaligus. Tindakan Daftar Mahasiswa menampilkan siapa saja yang tercakup sebelum Anda menjalankannya.

Strategi transkrip

Pertanyaan yang harus dijawab tiap kampus: kalau satu mata kuliah pernah diambil lebih dari sekali, nilai mana yang masuk transkrip — yang terbaik, atau yang terakhir? Jawabannya ditetapkan sekali di Setting → Pengaturan Akademik → tab Akademik sebagai strategi transkrip, dan berlaku untuk seluruh kampus.

Ubah pengaturan ini dengan hati-hati: mengubahnya lalu menghitung ulang akan menggeser transkrip banyak mahasiswa sekaligus.

Konversi aktivitas ikut dihitung

Nilai hasil konversi aktivitas — skripsi, PKL, magang, dan kegiatan merdeka belajar yang diakui sebagai mata kuliah — kini masuk ke seluruh perhitungan: SKS semester, IPS, IPK, KHS mahasiswa, dan transkrip. Sebelumnya konversi tidak pernah sampai ke transkrip sama sekali, dan KHS buta terhadapnya.

Dua hal yang perlu Anda ketahui akibatnya:

  • SKS yang diakui diambil dari SKS konversi, bukan SKS mata kuliahnya. Keduanya boleh berbeda, dan yang berlaku adalah yang Anda tetapkan saat membuat konversi.
  • Mata kuliah yang sama tidak dihitung dua kali dalam satu semester. Bila sebuah mata kuliah punya nilai dari KRS dan dari konversi, hanya satu yang dipakai. Perbaikan ini juga membetulkan kasus lama berupa dua baris KRS untuk mata kuliah yang sama dalam satu semester.

Sebagian mahasiswa karena itu akan berubah SKS semesternya setelah penghitungan ulang pertama, lalu berstatus perlu dikirim ulang ke PDDIKTI. Itu memang koreksi, bukan kerusakan.

Menentukan sumber mana yang menang

Ketika satu mata kuliah punya nilai dari KRS sekaligus dari konversi, kampus menentukan pemenangnya di Setting → Pengaturan Akademik → tab Akademik:

  • Ikut strategi transkrip (bawaan) — nilai yang menang menurut strategi terbaik atau terakhir, tanpa memedulikan sumbernya. Ini perilaku yang sudah berjalan.
  • Utamakan konversi — konversi selalu menang.
  • Utamakan KRS — baris KRS selalu menang.
  • Konversi menang saat seri — strategi nilai memutuskan lebih dulu; konversi hanya menang ketika hasilnya sama.

Pilihan ini bukan sekadar soal nilai. Karena SKS yang diakui bisa berbeda antar sumber, pemenangnya menentukan pula berapa SKS yang tercatat.

Ketika mengisi nilai konversi, tersedia pilihan menyinkronkannya ke baris KRS yang cocok — mata kuliah, semester, dan mahasiswa yang sama. Mendamaikan keduanya di hulu lebih murah daripada memilih pemenang di hilir setiap kali dihitung.

Transkrip sementara tanpa menunggu dihitung

Transkrip yang dilihat dan dicetak mahasiswa kini disusun langsung dari nilai yang ada — nilai kelas, nilai transfer, dan konversi aktivitas — tanpa menunggu Hitung Transkrip dijalankan. Mahasiswa yang nilainya baru masuk kemarin tidak lagi melihat transkrip kosong hanya karena operator belum sempat menghitung ulang.

Yang dihitung dan disimpan lewat Hitung Transkrip tetap diperlukan: itulah baris yang dilaporkan ke PDDIKTI. Transkrip resmi tetap berasal dari sana.

Menandai baris pemenang secara massal

Satu mata kuliah hanya boleh punya satu baris transkrip yang ditandai sebagai pemenang untuk dikirim ke PDDIKTI. Menentukannya satu per satu untuk mahasiswa yang banyak mengulang jelas melelahkan.

Pada halaman transkrip seorang mahasiswa, centang beberapa baris lalu gunakan tindakan Checklist Otomatis sesuai Aturan. Sistem menandai pemenang menurut strategi transkrip dan prioritas sumber yang berlaku, dan melepas tanda pada baris yang kalah. Sebelum dijalankan, jendela konfirmasi memperlihatkan rencananya: mana yang akan menang, mana yang dilepas, dan mana yang dilewati beserta alasannya.

Satu hal penting: yang Anda centang menentukan mata kuliah mana yang ditinjau, bukan baris mana yang menang. Seluruh percobaan pada mata kuliah tersebut ikut dibandingkan, termasuk baris yang tidak Anda centang. Tanpa aturan itu, mencentang satu baris pengulangan bernilai rendah justru akan menjadikannya pemenang — persis kebalikan dari maksudnya.

Keduanya berjalan di latar

Hitung AKM dan Hitung Transkrip untuk satu angkatan penuh bisa memakan waktu. Keduanya dijalankan sebagai proses latar dengan penunjuk kemajuan di layar. Anda boleh meninggalkan halaman dan kembali lagi; hasilnya tetap diproses. Riwayat prosesnya bisa dilihat di Setting → Sync Logs.

Urutan yang benar

  1. Nilai kelas lengkap.
  2. Hitung AKM, periksa, simpan.
  3. Hitung Transkrip.
  4. Dorong keduanya ke PDDIKTI.

Menghitung transkrip sebelum nilai lengkap hanya menghasilkan angka yang harus dihitung ulang.

[Gambar — halaman Hitung AKM dengan kolom kuning hasil hitung dan kolom hijau data tersimpan]

SIAP MULAI

Lihat sendiri Neo Siakad & Neo Feeder bekerja di kampus kamu.

Demo 30 menit, dengan data simulasi kampus kamu sendiri. Tim onboarding kami menyiapkan environment khusus.

Minta Demo Hubungi Sales
FORM KONTAK · DEMO & INFO
RESPON TIM SALES < 1 × 24 JAM KERJA
Dilindungi reCAPTCHA — Privasi & Ketentuan Google berlaku.