Sebelum ada bahan master, mata kuliah dengan lima kelas paralel berarti lima dosen mengunggah berkas yang sama satu per satu — dan hasilnya hampir selalu timpang. Materi tingkat mata kuliah menyelesaikan itu: ditulis sekali, lalu dicerminkan otomatis ke setiap kelas paralel.
Menulis bahan master
Bahan master satu mata kuliah bisa dikelola dari empat tempat, tergantung siapa Anda:
/siakad→ Mata Kuliah → sub-menu Materi — untuk admin dan operator BAA./prodi→ Mata Kuliah → sub-menu Materi — sama, tetapi terbatas mata kuliah prodi Anda./dosen→ Mata Kuliah (PJMK) → Materi — untuk dosen yang ditunjuk sebagai penanggung jawab mata kuliah./elearning→ Mata Kuliah → Materi — untuk pengelola e-learning institusi.
Keempatnya menulis ke bahan yang sama. Yang membedakan hanya cakupan data yang terlihat dan siapa yang berhak.
Apa yang terjadi saat bahan master disimpan
Setiap materi master dicerminkan menjadi baris materi di setiap kelas paralel mata kuliah tersebut. Mahasiswa tidak pernah melihat "materi master" — yang ia buka adalah materi kelasnya, dan kembaran itulah yang ia baca. Karena itu sisi mahasiswa tidak berubah sama sekali saat kampus mulai memakai bahan master.
Pencerminan berjalan otomatis saat bahan master dibuat atau diubah. Kelas yang dibuka setelah bahan master ditulis juga ikut menerimanya.
Kelas boleh menyimpang — dan simpangannya dihormati
Kembaran di kelas bukan salinan mati. Begitu dosen menyunting sebuah kolom pada materi kelasnya — misalnya mengganti judul atau keterangannya — kolom itu menjadi milik kelas, dan perubahan bahan master berikutnya tidak lagi menimpanya. Kolom lain yang belum disentuh tetap ikut master.
Artinya dosen tidak perlu takut menyesuaikan bahan untuk kelasnya: penyesuaiannya tidak akan hilang saat PJMK memperbarui master. Penanda asal ditampilkan pada baris yang berasal dari master, sehingga jelas mana yang diturunkan dan mana yang ditulis sendiri.
Materi di tingkat kelas
Dosen mengelola materi kelasnya dari /dosen → kelas yang diampu → Materi. Yang bisa diatur per materi:
- Pertemuan — materi boleh ditambatkan ke pertemuan tertentu, sehingga muncul berurutan mengikuti jadwal. Materi umum seperti silabus dibiarkan tanpa pertemuan.
- Jenis — berkas unggahan (PDF, slide, dokumen) atau tautan ke video pihak ketiga.
- Urutan — bisa digeser dengan menyeret, dan dikelompokkan per pertemuan.
- Status terbit — materi berstatus draf tidak pernah terlihat mahasiswa. Ini yang membuat bahan bisa disiapkan jauh hari.
Unduhan materi dihitung, sehingga terlihat bahan mana yang benar-benar dipakai.
Menyalin dan menerbitkan massal
Dua aksi menghemat banyak waktu di awal semester: menyalin materi dari kelas atau pelatihan lain, dan menerbitkan massal beberapa materi draf sekaligus. Keduanya tersedia dari daftar materi.
Kalau mahasiswa mengaku tidak melihat materinya
Periksa berurutan — hampir selalu salah satu dari empat ini:
- Materinya masih berstatus draf.
- Mahasiswa tidak terdaftar sebagai peserta kelas tersebut.
- Materi ditambatkan ke pertemuan yang belum terbit jadwalnya.
- Sakelar tautan mata kuliah untuk kelas itu dimatikan, sehingga bahan master tidak dicerminkan ke sana.
[Gambar — daftar materi kelas dengan pengelompokan per pertemuan dan penanda asal master]