MAHASISWA

Presensi: Memindai QR & Presensi Mandiri

Dua cara mencatat kehadiran Anda sendiri — memindai QR di kelas atau presensi mandiri dari menu Jadwal — beserta batas waktunya dan apa yang harus dilakukan bila gagal.

Selain dicatat dosen, kampus dapat mengaktifkan dua cara bagi Anda untuk mencatat kehadiran sendiri:

  • Memindai QR — dosen menampilkan kode QR di layar kelas, dan Anda memindainya dengan ponsel sendiri.
  • Presensi mandiri — Anda mengirim kehadiran dari menu Jadwal di panel Mahasiswa selama jam kuliah, tanpa QR. Tombol Presensi yang sama juga muncul di kartu Hari ini pada dasbor selama presensinya dibuka.

Kampus bisa mengaktifkan keduanya, salah satunya, atau tidak sama sekali. Bila tidak ada yang aktif, presensi tetap dicatat dosen secara manual dan Anda tidak perlu melakukan apa pun.

Cara memindai QR

  1. Buka aplikasi kamera bawaan ponsel Anda dan arahkan ke QR di layar. Anda tidak memerlukan aplikasi pemindai khusus.
  2. Ikuti tautan yang muncul. Bila belum masuk ke panel Mahasiswa, Anda akan diminta masuk lebih dulu.
  3. Layar menampilkan pertemuan apa yang akan Anda hadiri — periksa mata kuliah dan kelasnya sudah benar.
  4. Tekan Konfirmasi Hadir.

Membuka tautan saja belum dihitung hadir

Ini disengaja dan penting dipahami: kehadiran baru tercatat setelah Anda menekan tombol konfirmasi. Alasannya, peramban ponsel kadang memuat tautan lebih dulu tanpa Anda sadari, dan tautan bisa saja diteruskan orang lain. Tanpa langkah konfirmasi, keduanya akan tercatat sebagai kehadiran palsu.

Jadi jangan tutup halaman sebelum melihat penanda bahwa kehadiran Anda tercatat.

Kenapa QR-nya berganti terus

Kode QR diperbarui otomatis tiap beberapa detik. Ini mencegah seseorang memotret QR lalu mengirimkannya ke teman yang tidak hadir — kode yang sudah lewat tidak lagi berlaku. Karena itu memindai dari foto atau tangkapan layar tidak akan berhasil.

Kalau gagal memindai

  • Kode kedaluwarsa — pindai ulang QR yang sedang tampil di layar.
  • Sesi sudah ditutup — dosen sudah menutup sesi presensi. Sampaikan langsung kepada dosen; ia tetap bisa mencatat kehadiran Anda secara manual.
  • Ditolak karena bukan peserta kelas — Anda memindai QR kelas yang tidak Anda ambil, atau KRS Anda belum mencakup kelas tersebut. Untuk ujian, KRS Anda juga harus sudah aktif — bukan lagi Draf.
  • Ponsel mati atau tertinggal — bukan masalah. Beri tahu dosen, dan ia akan mencatat kehadiran Anda secara manual.

Presensi mandiri dari menu Jadwal

  1. Buka menu Jadwal. Selama ada kuliah Anda yang presensinya sedang dibuka, kartu Presensi Sekarang muncul di bagian atas halaman, lengkap dengan mata kuliah, kelas, pertemuan ke berapa, jam, ruangan, dan pukul berapa presensinya ditutup.
  2. Tekan Presensi pada kuliah yang Anda ikuti.
  3. Pilih status kehadiran Anda — misalnya Hadir, Izin, atau Sakit. Pilihan yang muncul ditentukan kampus.
  4. Isi Catatan bila diminta. Status tertentu — bawaannya Izin dan Sakit — wajib disertai catatan, misalnya alasan izin atau keterangan sakit.
  5. Tekan Kirim Presensi. Kartu lalu menampilkan status dan jam kiriman Anda.

Batas waktu presensi mandiri

Presensi dibuka beberapa menit sebelum kuliah dimulai dan ditutup saat kuliah selesai — atau beberapa menit sesudahnya, sesuai setelan kampus. Di luar rentang itu kartunya tidak muncul dan presensi hanya bisa dicatat dosen. Jadi kirim presensi selagi kuliah berlangsung, jangan ditunda.

Kalau presensi mandiri ditolak

  • Presensi belum dibuka atau sudah ditutup — Anda mengirim di luar rentang waktunya. Sampaikan kepada dosen; ia tetap bisa mencatat kehadiran Anda.
  • Pertemuan dibatalkan atau diliburkan — tidak ada presensi untuk pertemuan itu.
  • Presensi pertemuan sudah dikunci — hubungi dosen pengampu.
  • Bukan peserta kelas — KRS Anda belum mencakup kelas tersebut.
  • Kehadiran sudah tercatat — sudah diinput dosen, sudah tercatat lewat pindaian QR, atau sudah pernah Anda kirim. Satu pertemuan hanya menerima satu data kehadiran untuk setiap mahasiswa.

Presensi saat ujian

Kehadiran ujian biasanya dicatat pengawas, atau lewat QR yang ditampilkan pengawas di ruang ujian — caranya sama dengan QR di kelas. Ujian baru muncul di kartu Presensi Sekarang bila jadwal ujiannya mengizinkan presensi mandiri.

Peserta ujian hanya mahasiswa yang KRS-nya sudah aktif. Bila KRS Anda masih Draf, nama Anda tidak ada di daftar hadir ujian dan pindaian ditolak dengan pesan bukan peserta kelas — hubungi program studi untuk menyelesaikan persetujuan KRS sebelum hari ujian.

Salah memilih status

Presensi yang sudah dikirim — lewat QR maupun presensi mandiri — tidak bisa Anda ubah sendiri. Hubungi dosen pengampu; dosen selalu dapat mengoreksinya.

Kehadiran yang sudah dicatat dosen

Bila dosen sudah mencatat kehadiran Anda lebih dulu secara manual, Anda tidak perlu — dan tidak bisa — memindai QR atau presensi mandiri lagi. Data itu dianggap final — di kartu Presensi Sekarang, kuliahnya bertanda Dicatat dosen alih-alih tombol Presensi. Dosen tetap dapat mengubahnya bila ada koreksi.

Kenapa presensi penting

Di banyak program studi, kehadiran adalah salah satu komponen penilaian dengan bobot tersendiri. Kehadiran yang tidak tercatat berdampak langsung ke nilai akhir — jadi pastikan kiriman Anda berhasil, dan segera laporkan bila ada yang keliru, bukan menjelang akhir semester.

[Gambar — layar konfirmasi kehadiran di ponsel dengan detail pertemuan dan tombol Konfirmasi Hadir]

[Gambar — kartu Presensi Sekarang di halaman Jadwal beserta tombol Presensi]

SIAP MULAI

Lihat sendiri Neo Siakad & Neo Feeder bekerja di kampus kamu.

Demo 30 menit, dengan data simulasi kampus kamu sendiri. Tim onboarding kami menyiapkan environment khusus.

Minta Demo Hubungi Sales
FORM KONTAK · DEMO & INFO
RESPON TIM SALES < 1 × 24 JAM KERJA
Dilindungi reCAPTCHA — Privasi & Ketentuan Google berlaku.