KHS — Kartu Hasil Studi — adalah rekap nilai Anda untuk satu semester. Menu KHS menampilkannya, lengkap dengan pemilih semester untuk melihat semester lampau.
Yang ditampilkan
- Daftar mata kuliah semester tersebut beserta SKS-nya.
- Nilai angka, nilai huruf, dan bobot indeks tiap mata kuliah.
- IPS semester tersebut dan IPK sampai semester tersebut.
- Jumlah SKS yang diambil dan yang lulus.
Nilai huruf ditentukan oleh skala nilai program studi Anda. Karena skalanya per prodi, nilai angka yang sama bisa menghasilkan huruf berbeda di prodi berbeda.
Melihat rincian per komponen
Tiap mata kuliah punya tombol rincian yang membuka nilai per komponen — UTS, UAS, tugas, kehadiran — beserta bobotnya. Dari situ terlihat bagaimana nilai akhir Anda terbentuk.
Sebagian kampus menganggap bobot komponen sebagai urusan internal dosen dan mematikan tampilan rinciannya untuk mahasiswa. Bila demikian, rincian modal tetap terbuka menampilkan angka, huruf, dan indeks — yang hilang hanya uraian per komponennya.
PKL dan tugas akhir muncul di KHS
Mata kuliah yang Anda selesaikan lewat konversi aktivitas — PKL, KKN, magang, skripsi — kini ikut tampil di KHS dan ikut dihitung dalam SKS semester, IPS, serta IPK. Sebelumnya kegiatan semacam itu sama sekali tidak terlihat di KHS, sehingga IPS terasa lebih rendah dari yang seharusnya.
SKS yang tercatat adalah SKS yang diakui pada konversi, yang boleh berbeda dari SKS mata kuliahnya. Baris konversi yang sudah tercatat tetapi belum bernilai akan tampil dan SKS-nya dihitung, tetapi belum ikut menaikkan atau menurunkan IPS — sama seperti mata kuliah biasa yang belum dinilai.
Angket sebagai syarat membuka rincian
Bila kampus Anda menetapkan pengisian angket sebagai kewajiban, tombol rincian terkunci sampai angket semester berjalan Anda isi. Yang terkunci hanya rinciannya — nilai angka, huruf, dan indeks tetap terlihat. Di tempat tombol rincian akan muncul tautan untuk mengisi angket.
KHS semester yang sudah lewat selalu terbuka. Angket semester lampau memang tidak bisa diisi lagi, jadi tidak masuk akal menguncinya.
Mengisi angket
Buka menu Angket. Di sana tercantum kelas semester berjalan yang angketnya belum Anda isi; penanda pada menu menunjukkan jumlah yang masih tertunggak.
- Pilih kelas, lalu buka formulir angketnya.
- Jawab tiap pertanyaan pada skala satu sampai lima, dari Sangat Kurang sampai Sangat Baik.
- Isi kolom kritik dan saran bila tersedia. Kolom ini yang paling berguna bagi dosen.
- Simpan.
Tergantung pengaturan kampus, angket bisa diminta sekali per semester, atau dua kali — menjelang UTS dan menjelang UAS. Bila dua kali, kelas yang sama akan muncul pada dua tahap.
Jawaban yang sudah dikirim masih bisa Anda ubah selama tahapnya belum berakhir.
Menilai unit layanan kampus
Bila kampus mengaktifkannya, halaman yang sama juga memuat angket unit layanan: penilaian terhadap unit kerja kampus seperti BAA, perpustakaan, atau bagian keuangan — bukan terhadap dosen atau perkuliahan.
Satu unit diisi sekali per semester. Unit mana saja yang muncul ditentukan kampus; unit yang tidak ditujukan bagi mahasiswa tidak akan tampil.
Apakah dosen tahu siapa yang menjawab
Dosen melihat hasil angket dalam bentuk agregat — rata-rata skor, sebaran jawaban, dan kumpulan kritik saran tanpa nama. Dosen tidak melihat jawaban per mahasiswa.
Jawablah dengan jujur dan tetap sopan: kritik yang spesifik jauh lebih berguna bagi perbaikan perkuliahan daripada penilaian yang asal.
Mencetak KHS
KHS dapat diunduh sebagai PDF lewat tindakan cetak di bagian atas halaman.
Kalau nilai belum muncul
Nilai muncul setelah dosen memasukkannya. Bila satu mata kuliah masih kosong sementara yang lain sudah terisi, artinya dosen mata kuliah itu belum selesai menilai. Bila mendekati batas waktu masih kosong, tanyakan ke program studi.
[Gambar — halaman KHS dengan daftar nilai dan tombol rincian per mata kuliah]