Sampai tahap ini OBE Anda masih berupa cetak biru. Bagian ini menyalakan lapisan kedua: menghitung seberapa jauh tiap mahasiswa mencapai tiap CPMK dan CPL, dari nilai yang sudah diinput dosen.
Langkah 1 — nyalakan sakelarnya
Buka Setting → Pengaturan Akademik → tab Akademik, lalu aktifkan pengukuran ketercapaian OBE.
Selama sakelar ini mati, seluruh tampilan capaian tersembunyi dan tidak ada perhitungan yang berjalan. Menyalakannya tidak mengubah satu pun nilai yang sudah ada.
Langkah 2 — turunkan bobot OBE menjadi komponen kelas
Buka kelas yang bersangkutan lewat Akademik → Kelas Kuliah → [kelas] → Komponen Evaluasi, lalu gunakan tindakan Isi dari OBE.
Yang terjadi: matriks bobot dari kurikulum diterjemahkan menjadi komponen penilaian kelas mengikuti enam slot komponen nilai PDDIKTI — Aktivitas Partisipatif, Hasil Proyek, Tugas, Quiz, UTS, dan UAS. Keenam slot itu selalu ada sebagai komponen induk, dan bobot tiap slot adalah jumlah bobot teknik yang ditempatkan di slot tersebut lewat isian Slot Feeder:
- slot berisi satu teknik — bobot dan rincian per CPMK langsung di komponen induknya;
- slot berisi lebih dari satu teknik — tiap teknik menjadi sub-komponen di bawah induknya;
- slot tanpa teknik — tetap ada dengan bobot 0.
Teknik yang belum punya Slot Feeder dilewati dan tidak menghasilkan komponen. Rincian per CPMK disimpan sebagai penghubung di balik tiap komponen; penghubung inilah yang nanti memungkinkan sistem membongkar kembali satu nilai komponen menjadi kontribusi ke beberapa CPMK. Yang dilaporkan ke PDDIKTI hanya keenam komponen induk; sub-komponen tetap lokal.
Perhatian. Tindakan ini mengganti susunan komponen evaluasi kelas: bobot keenam slot ditulis ulang, dan sub-komponen serta rincian per CPMK yang lama dibuang lalu dibuat ulang. Konfirmasinya memang meminta Anda memastikan lebih dulu. Jalankan sebelum dosen mulai mengisi nilai, bukan di tengah semester.
Tindakan ini tidak aktif bila kurikulum kelas tersebut belum punya susunan OBE — keterangannya muncul saat Anda mengarahkan penunjuk ke tombolnya.
Langkah 3 — dosen mengisi nilai seperti biasa
Tidak ada yang berubah bagi dosen. Ia tetap mengisi nilai per komponen. Setiap kali nilai tersimpan, capaian CPMK mahasiswa yang bersangkutan dihitung ulang otomatis — tidak ada tombol yang perlu ditekan siapa pun.
Bagaimana angkanya dihitung
Untuk tiap mahasiswa pada tiap CPMK dalam satu mata kuliah, sistem mengambil nilai komponen yang terhubung ke CPMK itu, mengalikannya dengan porsi masing-masing, lalu membaginya dengan total porsi. Hasilnya nilai CPMK pada rentang yang sama dengan nilai biasa.
Dua hal penting tentang perhitungan ini:
- Hanya komponen yang sudah dinilai yang ikut dihitung. Bila UAS belum diisi, nilai CPMK dihitung dari komponen yang sudah ada saja, dengan porsi dinormalkan ulang. Jadi angkanya sudah bermakna sejak pertengahan semester.
- Ada penanda cakupan. Bila masih ada komponen terhubung yang nilainya kosong, capaian itu ditandai parsial. Perlakukan angka parsial sebagai sementara.
Tercapai atau tidaknya sebuah CPMK ditentukan oleh batas lulus skala nilai program studi — sama dengan yang dipakai menentukan kelulusan mata kuliah. Jadi ambangnya tidak diatur terpisah, dan tidak akan bertentangan dengan penilaian biasa.
Nilai CPL diperoleh dengan menggulung nilai CPMK-CPMK di bawah satu CPL, tertimbang menurut proporsi bobot masing-masing, lintas mata kuliah. Karena itulah tiap CPMK wajib punya CPL induk saat penyusunan.
Nilai lama sebelum OBE dinyalakan
Nilai yang sudah tersimpan sebelum pengukuran diaktifkan tidak otomatis memperoleh capaian, karena penghubung komponen-ke-CPMK belum ada saat itu. Tersedia perintah pengisian ulang yang memetakan komponen lama menurut jenis penilaiannya lalu menghitung capaian secara massal.
Perintah ini dijalankan lewat baris perintah oleh pengelola sistem, bukan dari panel. Sampaikan ke pengelola bila Anda perlu mengisi data semester-semester lampau.
Kalau angka capaian tidak muncul
Periksa berurutan:
- Sakelar pengukuran sudah menyala di Pengaturan Akademik.
- Kurikulum kelas tersebut punya susunan OBE dengan bobot yang terisi.
- Tindakan Isi dari OBE sudah dijalankan pada kelas itu.
- Ada nilai komponen yang sudah diisi dosen.
Keempatnya harus terpenuhi. Yang paling sering terlewat adalah yang ketiga.
[Gambar — halaman Komponen Evaluasi kelas dengan tindakan Isi dari OBE dan konfirmasinya]