KURIKULUM OBE

Membaca Capaian: Per Kelas, Per Mahasiswa & Dashboard CPL

Empat tempat capaian ditampilkan — modal per peserta kelas, profil per mahasiswa, dashboard agregat, dan transkrip CPL untuk SKPI.

Setelah pengukuran berjalan, angkanya muncul di empat tempat dengan sudut pandang berbeda. Pilih yang sesuai dengan pertanyaan Anda.

Per peserta kelas — untuk dosen dan operator

Buka Kelas Kuliah → [kelas] → Peserta, lalu gunakan tindakan capaian OBE pada baris seorang mahasiswa. Muncul rincian per CPMK: nilai, tercapai atau belum, dan cakupannya.

Ini tampilan paling operasional — dipakai saat dosen atau kaprodi ingin tahu mengapa seorang mahasiswa lemah pada capaian tertentu.

Profil per mahasiswa

Buka Perkuliahan → Mahasiswa → [mahasiswa] → Capaian OBE. Tampilan ini menghimpun capaian CPL mahasiswa tersebut lintas seluruh mata kuliah, lengkap dengan rincian CPMK penyusunnya.

Mahasiswa juga dapat melihat halaman yang sama untuk dirinya sendiri dari panel Mahasiswa, menu Capaian OBE.

Dashboard CPL — agregat prodi

Buka Layanan → Dashboard CPL. Untuk satu kurikulum, satu program studi, dan satu angkatan, ditampilkan berapa persen mahasiswa yang mencapai tiap CPL.

Inilah tampilan untuk evaluasi mutu berkelanjutan: CPL dengan persentase rendah menunjuk pada capaian yang perlu diperbaiki, entah lewat metode pembelajaran, bobot penilaian, atau susunan mata kuliahnya.

Ambang warna penandanya diatur kampus, sehingga "cukup" dan "kurang" mengikuti kebijakan mutu Anda sendiri.

Transkrip CPL untuk SKPI

Capaian CPL bisa dicetak sebagai dokumen resmi — dasar Surat Keterangan Pendamping Ijazah. Tindakan cetaknya tersedia di halaman Capaian OBE mahasiswa, dan mahasiswa dapat mencetak miliknya sendiri dari panelnya.

Pembekuan capaian saat lulus

Ada satu perilaku yang perlu diketahui. Capaian CPL biasanya dihitung langsung dari nilai yang berlaku saat itu. Namun ketika seorang mahasiswa dinyatakan lulus, capaiannya dibekukan menjadi salinan tetap.

Alasannya penting: SKPI adalah dokumen resmi yang menyertai ijazah. Bila capaian terus mengikuti perubahan data — kurikulum direvisi, bobot diubah, nilai dikoreksi bertahun-tahun kemudian — maka dua SKPI dari mahasiswa yang sama bisa berbeda isinya. Pembekuan mencegah itu.

Untuk mahasiswa yang belum lulus, angkanya tetap hidup dan mengikuti nilai terbaru.

Membaca angka dengan jujur

Tiga hal yang layak diingat saat menyajikan angka ini ke rapat:

  • Capaian bertanda parsial belum final. Masih ada komponen yang belum dinilai.
  • CPL yang belum dibebankan ke mata kuliah mana pun tidak akan pernah punya angka. Kalau ada CPL yang kosong terus, periksa matriks CPL – MK dan CPMK – MK, bukan nilai mahasiswanya.
  • Angka rendah bisa berarti bobot penilaiannya yang keliru, bukan mahasiswanya yang gagal. Periksa dulu apakah komponen yang terhubung ke CPMK itu memang mengukur hal yang dimaksud.

[Gambar — Dashboard CPL dengan persentase ketercapaian tiap CPL dan penanda warnanya]

SIAP MULAI

Lihat sendiri Neo Siakad & Neo Feeder bekerja di kampus kamu.

Demo 30 menit, dengan data simulasi kampus kamu sendiri. Tim onboarding kami menyiapkan environment khusus.

Minta Demo Hubungi Sales
FORM KONTAK · DEMO & INFO
RESPON TIM SALES < 1 × 24 JAM KERJA
Dilindungi reCAPTCHA — Privasi & Ketentuan Google berlaku.