Apa yang terjadi di platform NeoSiakad — rilis fitur baru, pengumuman resmi, dan cerita penerapan di kampus mitra.
Generator jadwal mengenal pola sebaran pertemuan, zona waktu menjadi pengaturan aplikasi alih-alih tertanam di kode, dan modul E-Learning mulai dibangun.
Kartu Tanda Mahasiswa dicetak dalam ukuran kartu sungguhan dengan QR yang bisa diverifikasi publik, dan syarat pengajuan kini diperiksa sistem alih-alih dipercaya begitu saja.
Alur pendaftaran dari sisi calon mahasiswa dan dari sisi panitia, termasuk penomoran NIM yang bisa disetel per program studi tanpa risiko nomor ganda.
Bagan akun menjadi pohon yang bisa diciutkan, laporan arus kas metode langsung tersedia, dan penomoran NIM pendaftar bisa disetel per program studi.
Panduan lengkap untuk setiap peran — admin akademik, kaprodi, dosen, mahasiswa, panitia PMB, keuangan, dan pengelola website — kini tersedia di halaman Panduan.
Mahasiswa bisa mencatat kehadirannya sendiri dengan memindai kode QR yang ditampilkan dosen, dan halaman Ubah Peran yang sebelumnya kehabisan waktu di kampus besar kini terbuka seketika.
Peladen pusat kini melayani dua produk sekaligus dari satu pemasangan — neosiakad.com untuk sistem akademik, neoserti.com untuk lembaga sertifikasi profesi.
Kampus yang kebijakannya menuntut data berada di peladen sendiri kini bisa memasang NeoSiakad secara mandiri, dengan lisensi terkelola dan sinkronisasi PDDIKTI yang tetap berjalan.
NeoSiakad kini bisa dipasang di peladen milik kampus sendiri, dengan lisensi terkelola dan sinkronisasi PDDIKTI yang tetap berjalan melalui peladen pusat.
Demo 30 menit, dengan data simulasi kampus kamu sendiri. Tim onboarding kami menyiapkan environment khusus.