Hampir semua data akademik di NeoSiakad menggantung pada satu semester: kelas, KRS, nilai, jadwal, angket. Kalau semesternya belum disiapkan, halaman-halaman itu tampak kosong meski datanya sebenarnya tidak bermasalah. Tulisan ini merunut urutan kerjanya dan menandai tempat orang paling sering tersandung.
Satu — pastikan semester terdaftar
Kode semester adalah data nasional, bukan data kampus. Tarik referensinya dari Neo Feeder alih-alih membuatnya manual, supaya kodenya persis sama dengan yang dipakai PDDIKTI. Membuat semester manual adalah cara paling cepat mendapatkan penolakan saat pelaporan.
Dua — buka periode perkuliahan per program studi
Periode perkuliahan adalah pernyataan bahwa program studi ini menyelenggarakan perkuliahan pada semester ini, lengkap dengan tanggal mulai dan selesai. Satu baris untuk tiap pasangan program studi dan semester. Periode inilah yang dilaporkan ke PDDIKTI — tanpanya, kelas pada semester tersebut tidak bisa disinkronkan sama sekali.
Tiga — tetapkan semester aktif KRS
Inilah langkah yang paling sering terlewat, dan gejalanya selalu sama: mahasiswa melapor tidak bisa mengisi KRS. Semester aktif KRS menentukan semester bawaan di panel Mahasiswa, pada penyaring halaman Pengajuan KRS, Sebaran Jadwal, Monitoring Kelas Kuliah, dan acuan halaman Buka Kelas. Selama nilainya kosong, seluruh rantai itu menunjuk ke ketiadaan.
Empat — masukkan hari libur
Daftar hari libur nasional dan libur kampus dipakai saat sistem menurunkan RPS menjadi pertemuan berjadwal. Mengisinya di awal jauh lebih murah daripada menggeser pertemuan satu per satu setelah jadwal terlanjur terbit.
Lima — buka kelas, baru KRS
Setelah empat langkah di atas, halaman Buka Kelas menurunkan kelas dari kurikulum yang berlaku, dan pengisian KRS bisa dibuka. Jatah SKS mengikuti mode IPS yang dipilih, dan pemeriksaan prasyarat mata kuliah memakai definisi lulus yang sama dengan yang dipakai KHS dan transkrip.
Yang berubah sepanjang 2026
Rangkaian ini dulu tersebar di banyak halaman dengan istilah yang berbeda-beda. Sepanjang April sampai Agustus 2026, pengaturan kehadiran dan jadwal digabung menjadi satu halaman bertab, pengaturan KRS berganti nama menjadi Pengaturan Akademik dengan empat tab baru, dan penyaring semester diseragamkan lintas modul. Yang dulu perlu diingat sebagai urutan hafalan kini sebagian besar sudah dituntun antarmukanya.