Pekan ini AI berpindah dari menjawab pertanyaan ke membantu menyusun dokumen akademik — dengan aturan yang sama ketatnya: keluarannya draf, keputusannya milik manusia.
RPS dan OBE disusun dengan AI
- Susun RPS dengan AI mengisi materi tiap pertemuan — bawaannya 16, dengan UTS dan UAS di tempatnya — dari data mata kuliah, CPMK/Sub-CPMK, dan silabus sejenis di web, lalu menautkan pertemuan ke Sub-CPMK kurikulum OBE. Pertemuan yang sudah berisi dipertahankan kecuali Anda memilih menimpa, dan statusnya terlihat di halaman RPS selama proses berjalan.
- Di Kurikulum OBE, AI bisa menyusun Profil Lulusan, CPL, bahan kajian, dan matriks kurikulum, serta CPMK dan Sub-CPMK per mata kuliah maupun untuk semua mata kuliah sekaligus.
- Karena penyusun ini menulis langsung ke data, panduannya menegaskan: hasilnya wajib diperiksa sebelum dipakai.
Ujian online dibantu AI
- Generator draf soal kini bisa bersumber dari materi terindeks, pencarian web, atau gabungan keduanya, dan bisa dipersempit ke mata kuliah lalu pertemuan RPS tertentu — misalnya P1–P7 untuk soal UTS. Rujukan web tersimpan untuk diperiksa dosen dan tidak pernah ditampilkan ke peserta.
- Nilai esai dengan AI menilai esai seluruh peserta sebuah ujian sekaligus. Skornya baru masuk KHS setelah dosen memeriksa dan menutup koreksi.
- Asisten AI hadir di panel Ujian Online untuk dosen, dan dinonaktifkan bagi mahasiswa yang sedang mengerjakan ujian.
Asisten yang mengenal aplikasinya sendiri
Panduan pengguna NeoSiakad kini menjadi korpus bawaan asisten. Pertanyaan "bagaimana cara…" dijawab dari panduan resmi, dan pertanyaan "di mana menu…" dijawab dengan tautan yang langsung membuka menunya — diturunkan dari menu yang benar-benar terdaftar, bukan tebakan. Mahasiswa juga bisa menanyakan identitas akademik, tagihan, capaian OBE, dan sisa mata kuliahnya; admin bisa menanyakan progres input nilai dan status sinkron Feeder.
Urutan push ke Feeder kini ditegakkan sistem
Feeder menuntut urutan: biodata dulu, lalu riwayat pendidikan, baru data turunan seperti KRS dan nilai. Urutan itu kini dijaga kode, bukan ingatan operator:
- Riwayat pendidikan baru lahir dengan identitas lokal sejak dibuat, sehingga mahasiswa baru bisa langsung KRS sebelum datanya di-push.
- Riwayat baru dikirim setelah biodatanya benar-benar ada di Feeder, dan biodata yang sama dicari lebih dulu sebelum disisipkan agar tidak dobel.
- Data turunan dari riwayat yang belum ada di Feeder ditahan dan disebut jumlahnya di ringkasan push, bukan dikirim lalu ditolak.
Perbaikan lain
- Pembulatan nilai akhir bisa disetel kampus, lengkap dengan hitung ulang per periode.
- Impor dan ekspor Excel untuk kelas kuliah, jadwal, dosen pengajar (dengan pembagian SKS otomatis), dan aktivitas beserta peserta, pembimbing, dan pengujinya.
- Dosen bisa mencetak Bukti Bimbingan Akademik per periode dari daftar mahasiswa bimbingan.
- Akun dosen dan pegawai yang kehilangan pasangannya ditautkan ulang, dan dilaporkan di notifikasi pull.
- Situs kampus mendapat modul Unduhan dan menu navigasi tiga tingkat.