Menyiapkan satu kampus baru sebelumnya adalah pekerjaan manual berjam-jam: membuat akun server, database, kunci akses, menyalin kode, memasang dependensi. Pekan ini seluruh rangkaian itu menjadi proses otomatis.
Penyediaan tenant sebagai rangkaian langkah yang bisa dibatalkan
Penyediaan dijalankan sebagai rangkaian langkah berurutan, masing-masing dengan pembatalannya sendiri. Kalau langkah keenam gagal, lima langkah sebelumnya dibatalkan mundur — kunci akses yang telanjur dibuat dicabut, sumber daya yang telanjur dialokasikan dilepas. Tidak ada lagi tenant setengah jadi yang harus dibersihkan tangan.
- Pembuatan akun dan database di panel server.
- Pembuatan pasangan kunci SSH dan pendaftarannya sebagai kunci akses repositori.
- Penyalinan kode dari cabang yang ditentukan per tenant, sehingga kampus tertentu bisa ditahan di versi tertentu.
- Pemasangan dependensi dan penyiapan tautan direktori publik.
- Penerapan batas sumber daya sesuai paket langganan, termasuk kuota penyimpanan berkas yang kini berdiri sendiri dan bisa ditimpa per tenant.
Subdomain kampus dilengkapi otomatis saat disimpan, dan kredensial server terisi sendiri di formulir pembuatan.
Keamanan panel master
- Autentikasi dua faktor kini wajib di panel
/admindan/client. Panel ini memegang kendali atas seluruh kampus pengguna, jadi kata sandi saja tidak cukup. - Penerbit token JWT diverifikasi, tidak hanya tanda tangannya.
- Kebijakan kata sandi diperketat dan format nama pengguna server divalidasi ketat.
- Pengosongan singgahan saat pengaturan merek berubah dibuat tepat sasaran, bukan menyapu seluruh singgahan.