Modul pembelajaran berbasis capaian mendapat penambahan terbesarnya pekan ini, sekaligus penyelarasan dengan Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2025.
Indikator Kinerja sebagai tingkat pemetaan
Rantai pemetaan bertambah satu tingkat: capaian pembelajaran mata kuliah kini bisa diturunkan menjadi Indikator Kinerja sebelum dipetakan ke capaian pembelajaran lulusan. Tingkat ini opsional dan dinyalakan lewat toggle — program studi yang belum memerlukannya tetap bekerja seperti sebelumnya. Perhitungan ketercapaian menggulung mengikuti rantai yang aktif.
Isi RPS dari OBE
Rencana Pembelajaran Semester tidak perlu lagi disusun dari nol. Aksi Isi RPS dari OBE menurunkan pertemuan RPS dari sub-capaian yang sudah dirancang. Satu pertemuan boleh mengampu lebih dari satu sub-capaian, dan bobot penilaian pada RPS diturunkan otomatis dari bobot penilaian OBE alih-alih diketik ulang dan berisiko tidak berjumlah seratus.
Bila sub-capaian belum ada, tombolnya tampil dalam keadaan nonaktif dengan penjelasan mengapa — bukan menghilang tanpa keterangan.
Cetak dan pertukaran data
- Empat dokumen matriks OBE bisa dicetak sebagai PDF, ditambah cetak RPS yang mengikuti format Permen 39/2025.
- Ekspor Excel memakai data kurikulum yang sebenarnya dan bisa diimpor kembali tanpa kehilangan bentuk.
- Berkas Excel yang dihasilkan diberi format visual — garis tabel, kepala kolom bergaya, lebar kolom menyesuaikan isi — sehingga bisa langsung dilampirkan tanpa dirapikan dulu.
- Penamaan yang sebelumnya terikat satu asosiasi tertentu diganti menjadi label umum.
Navigasi kelompok
Sub-navigasi Mahasiswa, Dosen, dan Kurikulum diubah menjadi bilah samping berkelompok yang lebarnya mengikuti pengaturan panel.